SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Bupati Bolaang Mongondow Selatan, (Bolsel), DR (Cand) Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt, M.Si, menghadiri kegiatan Konsolidasi Bersama, Pelantikan Ketua DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa dan DPC Aslinmas, serta Penguatan Fungsi dan Musyawarah Kecamatan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Futsal Kompleks Perkantoran Panango, Selasa (20/10/2026). Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ketua organisasi. Dalam SK tersebut ditetapkan Deddy Abdul Hamid sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Ketua TP PKK Bolsel Selvian Kamaru Manopo sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Harmin Manopo sebagai Ketua DPC Aslinmas Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga organisasi Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas dapat terbentuk di Bolsel.
“Di sini 90 persen ASN sudah masuk dalam keanggotaan. Kepada pengurus ABPEDNAS yang baru dilantik, saya minta segera membentuk keanggotaan di tingkat kecamatan,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, pelantikan ini menjadikan seluruh pengurus sebagai mitra kerja Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan Tinggi untuk terus bersinergi membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara itu, Plt. Kajati Sulut dalam arahannya menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik dan berharap dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Bolsel dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Pelantikan ini merupakan awal untuk memperluas keanggotaan dan bekerja memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Srikandi Jaga Desa merupakan wadah pemberdayaan masyarakat dan pembangunan, sedangkan Aslinmas sebagai wadah untuk menjaga dan mendukung kerja masyarakat,” jelasnya.
Pihak Kejaksaan berharap organisasi ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas dapat bekerja dalam wadah organisasi di tengah masyarakat, pemerintah, kelurahan dan unsur terkait agar memiliki sasaran kerja yang jelas.
“Kejaksaan juga berharap program Jaga Desa terus mendorong kesadaran hukum masyarakat. Semangat pembinaan dalam berorganisasi, mengelola dan mempertanggungjawabkan kegiatan dengan baik harus terus dijaga, agar penegakan hukum dapat berjalan dengan baik dan tertib,” tambahnya.
Terkait keanggotaan, Plt. Kajati menyoroti pentingnya pendataan anggota melalui aplikasi Aslinmas. Berdasarkan data, anggota Aslinmas yang tercatat di aplikasi Sulut sebanyak 1.207 orang, namun perlu didorong secara maksimal agar seluruh data anggota tercatat dan dilakukan pembaruan secara teratur.
“Pendataan anggota menjadi salah satu prioritas kerja. Konsolidasi dan pendampingan harus terus dilakukan dan dipantau langsung secara berkelanjutan oleh Kejaksaan, sehingga setiap minggu ada kemajuan penambahan anggota,” tegasnya.
Diketahui, berdasarkan data tingkat nasional, Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara berada di peringkat kedua nasional. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pengurus di Kabupaten Bolsel untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dengan sasaran kerja yang realistis.
“Acara ini bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kita mengabdi kepada masyarakat dan memperkuat koordinasi dengan BPD dan Pemda, agar organisasi tumbuh menjadi organisasi yang aktif dan dipercaya oleh masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini untuk mengabdi kepada masyarakat,” tutupnya.
Turut hadir Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid,Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, para Asisten Setda Bolsel, Pimpinan OPD, Sekertaris TP PKK, para Camat, Sangadi, serta seluruh tamu undangan. (*)
Views: 8










