SELATANTIMES.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Agenda utama rapat ini adalah mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia serta penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.
Bupati Bolsel, Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., hadir langsung dalam rapat yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bolsel, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Jumat (14/06/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolsel, Ir. Ariffin Olii. Turut hadir unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. (C) Marzanzius A. Ohy, S.STP., MAP., para pimpinan perangkat daerah, camat, sangadi (kepala desa), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolsel.
Dalam pengantar sidang yang disiarkan, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan diplomasi pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. DPR RI juga menyoroti sejumlah agenda strategis nasional, termasuk penyelesaian berbagai RUU serta pembahasan RUU APBN 2027 yang mengusung tema “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat.”
Sementara itu, Presiden RI dalam pidato kenegaraannya memaparkan kondisi dan arah perekonomian nasional. Presiden menekankan pentingnya menjaga ketahanan ekonomi melalui keberpihakan kepada rakyat dan disiplin fiskal. Pemerintah pusat juga menegaskan fokus pada penguatan pengelolaan sumber daya alam, hilirisasi, pemberantasan kebocoran penerimaan negara, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam RAPBN 2027, pemerintah menetapkan sejumlah prioritas nasional yang mencakup: Kedaulatan pangan Kemandirian energi dan air, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan Hilirisasi industri, Pembangunan infrastruktur dan perumahan, Penguatan ekonomi kerakyatan, Percepatan penurunan kemiskinan, Rencana strategis tersebut didukung oleh anggaran Belanja Negara sebesar Rp4.097,2 triliun dan Pendapatan Negara sebesar Rp3.426 triliun, dengan target defisit sebesar 2,40 persen terhadap PDB. Melalui postur anggaran ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 mencapai 6 persen dengan inflasi yang terjaga di kisaran 2,5 persen.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Iskandar Kamaru menilai pidato Presiden memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan lokal dengan target nasional.
“Pidato Presiden menjadi pedoman bagi kami di daerah untuk menyelaraskan pembangunan dengan prioritas nasional. Pemkab Bolsel akan terus memperkuat sektor ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh rakyat,” ujar Bupati Iskandar.
Bupati menambahkan, kebijakan nasional tersebut akan segera diterjemahkan ke dalam program kerja daerah yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Bolsel, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kerja nyata, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan yang berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Views: 10









