SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka Pembicaraan Tingkat II atas Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/08/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Kompleks Perkantoran Panango, Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ir. Arifin Olii, didampingi Wakil Ketua Ridwan Olii dan Jelfi Jauhari.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp13,8 miliar berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 198 Tahun 2026.
“Tambahan anggaran ini akan kita fokuskan pada program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Tambahan anggaran tersebut akan diarahkan untuk sejumlah kebutuhan mendesak. Di antaranya revitalisasi jalan, alokasi dana desa, Gerakan Pangan Murah (GPM) dan cadangan beras, dukungan pelaksanaan pemilihan Sangadi, penyesuaian BPJS, serta penambahan dokter spesialis jantung.
Selain itu, dana ini juga dialokasikan untuk perbaikan asrama mahasiswa Bolsel di Gorontalo, perlengkapan siswa SMP, beasiswa akhir studi, dan program anak asuh.
Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan perpanjangan masa kontrak ASN PPPK Paruh Waktu hingga Desember 2026. Kebijakan ini disertai penyesuaian tambahan gaji sebesar Rp250 ribu per bulan yang berlaku mulai Oktober hingga Desember 2026.
“Kita berharap kebijakan ini dapat memberikan kepastian dan mendukung kesejahteraan para PPPK Paruh Waktu,” ungkapnya.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan Perubahan APBD wajib dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal penggunaan anggaran agar setiap program kerja memberikan dampak nyata.
“Mari kita kawal bersama agar anggaran ini benar-benar memberikan manfaat dan mendorong kemajuan daerah,” tutur Bupati.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam memastikan kebijakan anggaran dapat menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan OPD, para Camat, Sangadi, serta ASN di lingkungan Pemkab Bolsel. (*)
Views: 2










