SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Bakal Calon Sangadi (Kepala Desa) Soputa, Afris Alim, menawarkan visi dan misi strategis demi kesejahteraan masyarakat Desa Soputa, Kecamatan Helumo. Ia berkomitmen penuh untuk membangun desa tersebut selama delapan tahun ke depan.
Dalam pencalonannya, pria yang akrab disapa Te’o ini mengusung visi utama: “Terwujudnya Desa Soputa yang Religius, Maju, Mandiri, Sejahtera, Transparan, dan Berkeadilan, dengan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Keagamaan, Persatuan, Serta Gotong Royong Membangun Desa.”
Afris berkomitmen untuk mewujudkan sistem pemerintahan desa yang religius, amanah, jujur, bertanggung jawab, akuntabel, dan transparan dalam menjalankan tugas. Untuk merealisasikan visi besar tersebut, ia merumuskan 10 misi pembangunan desa sebagai berikut:
– Mewujudkan pemerintahan desa yang religius, amanah, jujur, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas serta mengelola keuangan desa.
– Meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat secara cepat, mudah, adil, dan tanpa diskriminasi.
– Memperkuat kehidupan keagamaan dan toleransi antarumat beragama, serta mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan masyarakat yang berakhlak dan harmonis.
– Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor pertanian, UMKM, peternakan, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal.
– Mendorong peningkatan infrastruktur berdasarkan kebutuhan riil dan aspirasi masyarakat dari semua kalangan.
– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui pendidikan keterampilan, kegiatan olahraga, dan aktivitas positif lainnya.
– Memberdayakan kaum perempuan serta melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan desa.
– Menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat dengan menghargai keberagaman suku, etnis, agama, budaya, serta latar belakang sosial.
– Menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai kekuatan utama dalam membangun desa.
– Mewujudkan desa yang aman, bersih, dan tertib di segala bidang, dengan mengedepankan prioritas pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bagi Afris, kemajuan desa bukan hanya diukur dari seberapa banyak pembangunan fisik yang dilakukan, melainkan seberapa jauh pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuka peluang baru bagi generasi berikutnya.
Menutup penyampaiannya, ia menegaskan bahwa Desa Soputa saat ini tidak sekadar membutuhkan program baru, tetapi juga cara baru dalam menghubungkan seluruh potensi desa agar menjadi kekuatan bersama. (*)
Views: 15









