SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Tahapan Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak tahun 2026 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi dimulai. Dimulainya tahapan ini ditandai dengan acara pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Futsal Kompleks Perkantoran Panango pada Rabu (30/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tahapan awal akan dimulai pada 1 Oktober 2026, yaitu pembentukan panitia yang difasilitasi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 16 desa yang menyelenggarakan Pilsang.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan sejumlah hal penting terkait kesiapan pelaksanaan pemilihan, pembangunan daerah, serta krusialnya menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa Pilsang Serentak harus dipersiapkan secara matang, termasuk dalam proses pembentukan panitia di tingkat desa. Panitia yang terbentuk diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memahami regulasi yang berlaku, serta memastikan proses pemilihan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Bupati memaparkan bahwa pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2026, sedangkan masa kampanye akan dilaksanakan selama tiga hari. Selama masa kampanye, panitia diperbolehkan menggelar kegiatan dialog atau pertemuan antarcalon untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja, selama hal tersebut memungkinkan dan sesuai dengan aturan di masing-masing desa.
Iskandar berharap seluruh proses demokrasi di tingkat desa ini berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ia mengingatkan bahwa semua warga memiliki hak untuk mencalonkan diri, dan siapa pun yang terpilih nanti merupakan buah dari pilihan murni masyarakat.
“Siapa pun yang mencalonkan diri dan siapa pun yang nantinya terpilih, semuanya merupakan hasil dari pilihan masyarakat.
Karena itu, mari kita hormati seluruh proses ini dan terus menjaga persatuan,” ujar Bupati.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri jika menemukan dugaan pelanggaran atau persoalan di lapangan. Setiap temuan sebaiknya segera dilaporkan kepada panitia pemilihan untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti secara resmi.
Selain itu, Bupati mengingatkan masyarakat dan semua pihak terlibat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial, terutama dari akun-akun palsu yang sengaja menyerang atau menjatuhkan para calon.
“Jangan mudah terprovokasi dengan akun-akun palsu di media sosial yang saling menjatuhkan para calon Sangadi. Hal seperti ini hanya akan memperkeruh suasana. Jika ada informasi atau temuan, sampaikan langsung kepada panitia,” tegasnya.
Kepada para Penjabat (Pj) Sangadi, Bupati menginstruksikan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan aktif mengawasi jalannya seluruh tahapan pemilihan di wilayah masing-masing. Di akhir sambutannya, ia berharap sinergi antara panitia, pemerintah desa, BPD, para calon, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menyukseskan Pilsang Serentak Bolsel 2026 ini dengan aman dan damai.
Acara pencanangan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Arvan Ohy, Wakil Ketua DPRD Bolsel Ridwan Olii, perwakilan Polres Bolsel, Dandim 1303, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, anggota BPD, serta para Pj. Sangadi dari desa-desa yang akan melaksanakan pemilihan. (*)
Views: 7









