SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., memberikan sejumlah arahan penting kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel. Arahan tersebut disampaikan dalam pelaksanaan Program Ibadah Subuh Bersama (PISB) yang berpusat di Masjid Islamic Center Bolsel, Desa Toluaya, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan diawali dengan salat subuh berjamaah dan dilanjutkan ceramah agama. Program PISB juga dilaksanakan secara serentak oleh ASN beragama Kristen di Gereja Bukit Hermon dipimpin Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP serta ASN beragama Hindu di Pura Amertha Segare, Kawasan Perkantoran Panango. PISB diikuti para pejabat pimpinan tinggi pratama serta ASN di lingkungan Pemkab Bolsel.
Melalui momen ini, Bupati Iskandar mengingatkan ASN agar menjadikan ibadah sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Selain pembinaan spiritual, Bupati menyampaikan sejumlah hal strategis, mulai dari kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), rencana kunjungan tim dari Jepang ke Desa Dudepo sebagai tindak lanjut kunjungan kerja sebelumnya, hingga kemungkinan penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Penyesuaian TPP masih mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. Pemerintah daerah akan terus mengkaji dan mencari solusi terbaik agar kebijakan yang diambil tetap memperhatikan kondisi keuangan daerah dan kesejahteraan ASN,” ungkap pimpinan daerah ini.
Terkait kondisi udara, masyarakat, khususnya di Kecamatan Bolaang Uki dan Pinolosian, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Bupati juga menginstruksikan ASN yang masih memiliki Tuntutan Ganti Rugi (TGR) agar segera menyelesaikan kewajibannya. Pemerintah daerah telah memberikan keringanan pembayaran secara cicilan mulai Oktober 2026. Menjelang Pemilihan Sangadi (Pilsang), seluruh ASN dan masyarakat turut diminta menjaga keamanan, ketertiban, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik.
Akhirnya, sosok yang dekat dengan berbagai kalangan ini mengingatkan seluruh ASN agar bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta ASN menghindari unggahan yang berpotensi memicu kesalahpahaman, menyebarkan hoaks, maupun mengganggu stabilitas dan kerukunan masyarakat.
“Gunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi konten yang dapat memprovokasi atau memecah belah masyarakat. Saya berharap ASN menjadi contoh dalam menjaga etika berkomunikasi dan menciptakan suasana yang kondusif,” tegasnya. (*)
Views: 16










