SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Iringan langkah kaki dari sejumlah simpatisan mengawal Al Amin Van Gobol (AVG) menuju sekretariat Panitia Pemilihan Sangadi (PPS). Kehadiran mereka untuk mengawal AVG mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Sangadi Desa Biniha, Kamis (15/10/2026).
Dalam proses pendaftaran ini, selain dikawal oleh simpatisan, AVG juga didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat Desa Biniha. AVG bergegas dari rumah pribadinya pada pukul 15.00 Wita Setibanya di lokasi, AVG dan rombongan langsung diterima oleh Panitia Pemilihan Sangadi.
Sebagai figur muda karismatik, AVG memiliki segudang pengalaman mulai dari dunia pendidikan hingga rekam jejak sebagai jurnalis. Hal ini menjadi modal utama sekaligus spirit perjuangannya untuk membangun Desa Biniha.
Usai menyerahkan berkas, AVG mengungkapkan rasa syukurnya karena telah melewati salah satu tahapan krusial. Ia mengakui proses melengkapi seluruh dokumen administrasi membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.
“Alhamdulillah, satu langkah awal sudah berhasil dilewati. Sembari menunggu hasil verifikasi dan penetapan resmi dari panitia, saya bersama tim relawan akan terus bergerak ke masyarakat untuk mensosialisasikan program-program kerja ke depan,” ujar AVG.
Lanjut, Bagi AVG, pengalamannya sebagai jurnalis membuatnya terbiasa melihat persoalan dari berbagai sisi, mulai dari kebutuhan masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, pemberdayaan pemuda, hingga potensi desa yang belum dikembangkan secara maksimal. Oleh karena itu, jika diberikan kepercayaan memimpin Biniha, ia ingin menjadikan pembangunan desa sebagai sebuah sistem yang saling terhubung.
“Selama menjadi wartawan, saya banyak bertemu masyarakat dan melihat langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi. Dari situ saya belajar bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada gagasan yang terintegrasi dan melibatkan masyarakat,” kata AVG.
Baginya, kemajuan desa bukan hanya tentang seberapa banyak pembangunan fisik yang dilakukan. Namun, seberapa jauh pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuka peluang baru bagi generasi berikutnya.
Menutup penyampaiannya, Ia menegaskan Biniha saat ini tidak sekadar membutuhkan program baru, tetapi juga cara baru dalam menghubungkan seluruh potensi desa menjadi kekuatan bersama. (*)
Views: 140










