SELATANTIMES.COM-Progres pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Trans Pato’a menuai sorotan. Lambatnya pekerjaan proyek tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat setempat mengenai kejelasan komitmen pelaksana.
Berdasarkan pantauan media di lapangan pada Senin (02/08/2026), progres fisik pembangunan KDMP ini diperkirakan belum mencapai 50 persen. Sejauh ini, pekerjaan baru sebatas struktur fisik bangunan utama dan pengecoran lantai bagian belakang. Sementara itu, item pekerjaan penting lainnya sama sekali belum menyentuh tahap penyelesaian.
Program KDMP merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang diluncurkan oleh Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan secara mandiri, yang dimulai langsung dari tingkat desa.
Salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya menyayangkan lambatnya realisasi proyek strategis ini. Menurutnya, proses pembangunan sudah berjalan cukup lama, namun perkembangannya sangat minim. Ironisnya, lokasi proyek tersebut sering kali terlihat sepi tanpa aktivitas pekerja.
“Progresnya sangat lambat. Bahkan, sering kali terjadi kekosongan pekerja sampai berhari-hari di lokasi proyek tanpa alasan yang jelas,” ujar sumber tersebut kepada media, Minggu (03/08/2026).
Ia berharap ada transparansi dalam proses pembangunan tersebut. Dirinya juga mendesak pihak pelaksana untuk segera merampungkan proyek agar manfaat dari program nasional ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana proyek maupun pemerintah desa setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab tersendatnya pembangunan gerai koperasi tersebut. Pihak redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait. (*)
Views: 2









