SELATANTIMES.COM-Dorongan kuat untuk melihat tanah kelahiran berkembang pesat dan warganya lebih sejahtera menjadi alasan utama Al Amin Van Gobol memantapkan diri maju dalam pemilihan Sangadi Desa Biniha.
Karakter kepemimpinannya terbilang unik: ia dikenal sebagai sosok yang hangat dan humoris, tetapi sangat kokoh serta tegas dalam memegang prinsip. Kombinasi inilah yang ingin ia bawa untuk menciptakan pemerintahan desa yang merangkul sekaligus responsif terhadap perubahan.
Pria yang akrab disapa Arif ini merupakan representasi figur muda yang membumi. Di balik pembawaannya yang santai dalam bergaul, alumni S-1 Pendidikan Agama Islam IAIN Gorontalo ini mengantongi kedisiplinan tinggi dan totalitas dalam mengemban amanah.
Bagi Arif, memajukan desa tidak melulu soal pembangunan fisik, melainkan bagaimana seorang pemimpin mampu mendengarkan suara hati rakyatnya dan bekerja bahu-membahu bersama mereka.
Sebagai seorang ayah dengan dua anak yang masih balita, Arif merasakan betul tanggung jawab moral untuk menciptakan lingkungan desa yang aman, kondusif, dan kaya akan peluang demi masa depan generasi penerus.
“Kemajuan desa tidak bisa diraih secara sepihak. Pemerintah dan warga harus berjalan beriringan. Semua elemen masyarakat wajib saling menopang dan menguatkan,” ujar Arif optimis.
Menggunakan slogan namanya sendiri, AVG, Arif menawarkan tiga pilar perjuangan yang menjadi komitmen moralnya bagi Biniha.
A – Amanah: Kepemimpinan baginya adalah tanggung jawab kepada rakyat dan Tuhan, bukan alat kekuasaan. Arif berkomitmen penuh mewujudkan tata kelola desa yang bersih, transparan, jujur, dan tulus melayani tanpa sekat.
V – Visioner: Desa harus dibangun dengan arah yang jelas dan berorientasi jangka panjang. Pemimpin visioner wajib jeli melihat peluang, memfasilitasi kreativitas pemuda, mendongkrak ekonomi lokal, serta melahirkan inovasi pelayanan publik.
G – Gotong Royong: Semangat kebersamaan ini menjadi motor penggerak utama. Arif meyakini Biniha hanya bisa maju jika semua golongan dirangkul dan persatuan warga dijaga erat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
Kehadiran sosok muda seperti Al Amin Van Gobol di tengah kerinduan masyarakat akan pembaruan tentu membawa angin segar. Pendekatannya yang humanis diharapkan mampu menjadikan kantor desa sebagai rumah yang ramah dan mengayomi bagi seluruh warga.
“Saat masyarakat diberi ruang dan kepercayaan untuk ikut andil, di situlah desa akan tumbuh kokoh. Saya ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Biniha, bukan sekadar pejabat,” tutupnya.
Lewat semangat AVG, Al Amin Van Gobol mengajak seluruh elemen masyarakat Biniha untuk merapatkan barisan, menjaga keharmonisan, dan melangkah bersama menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (*)
Views: 10










