SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Sinergisitas antara eksekutif dan legislatif merupakan fondasi utama dalam menjalankan mandat rakyat sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan melalui fungsi check and balance.
Hal tersebut ditegaskan Bupati H. Iskandar Kamaru, S.Pt, M.Si dalam Rapat Paripurna Tahap II Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (29/04/2026).
Agenda utama rapat yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Kawasan Panango ini adalah Penetapan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 serta Penetapan 7 Ranperda Inisiatif.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ir. Ariffin Olii, didampingi jajaran Wakil Ketua dan Anggota. Turut hadir Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Sekda M. Arvan Ohy, para Asisten, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran ASN di lingkungan Pemda Bolsel.
Dalam pidatonya, Bupati Iskandar memberikan apresiasi tinggi kepada Panitia Khusus (Pansus) dan anggota legislatif atas masukan konstruktif mereka. Ia juga merespons cepat rekomendasi fraksi-fraksi, khususnya mengenai relokasi masyarakat di wilayah Pintadia.
“Pemda berkomitmen segera menuntaskan relokasi masyarakat Pintadia. Lahan dan bangunan sudah disiapkan agar tidak memicu persoalan di kemudian hari,” tegas Bupati.
Selain pemukiman, perhatian dialihkan pada infrastruktur dasar. Bupati menginstruksikan Dinas PU melalui UPTL untuk meningkatkan kapasitas pipa air bersih di wilayah Pintadia, Tolondadu, dan Pinolosian. Untuk menjamin keberlanjutan layanan, Pemda tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) terkait retribusi air bersih.
Salah satu poin strategis yang mencuri perhatian adalah rencana kerja sama Sister City antara Kabupaten Bolsel dengan salah satu kota di Jepang. Bupati mengungkapkan komunikasi dengan perwakilan pemerintah Jepang di Manado telah terjalin. Dijadwalkan, Walikota dari Jepang akan mengunjungi Bolsel pada akhir mei mendatang.
Kerja sama ini mencakup beberapa sektor krusial antara lain, Perikanan, Penanaman modal asing yang didukung hibah lahan 5 hektar di Dudepo dari Gubernur Sulut, Pengadaan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Ambulans, Pengiriman 200 lulusan SMK asal Bolsel per tahun ke Jepang.
“Pemda akan memfasilitasi pelatihan bahasa dan peningkatan keahlian bagi calon tenaga kerja sebelum diberangkatkan agar mereka siap bersaing,” tambah Iskandar.
Rapat paripurna diakhiri dengan penandatanganan bersama atas diterimanya LKPJ 2025 dan penetapan tujuh Ranperda inisiatif menjadi Peraturan Daerah (Perda).***
Views: 7









