SELATANTIMES.COM-Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memperkuat sinergi bersama Universitas Terbuka (UT) Gorontalo melalui pelaksanaan Rapat Konsolidasi dan Arah Kebijakan Strategis Peningkatan Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Pendidik PAUD. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Universitas Terbuka Gorontalo. Rabu (28/10/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan selaku Pembina Pokja Bunda PAUD Bolsel, Ny. Hj. Selpian Kamaru Manoppo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Bolsel, Ibu Hj. Rante Hattani, S.Pd., M.Si. selaku Pembina Teknis Pokja Bunda PAUD. Hadir pula mendampingi jajaran Pejabat Eselon 3, Eselon 4, serta Pelaksana Disdikbud Kab. Bolsel. Dari pihak perguruan tinggi, kegiatan dihadiri langsung oleh Direktur UT Gorontalo, Bapak Safriansyah, S.Sos., M.Si., beserta jajaran Pejabat Civitas Akademika UT Gorontalo.
Konsolidasi ini digelar dalam rangka memperkuat kolaborasi program beasiswa S1 PG-PAUD antara Pemkab Bolsel dan UT Gorontalo untuk mengakselerasi Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan di Kab. Bolsel. Berdasarkan pemetaan tahun 2026, dari total 495 pendidik PAUD di 119 satuan sekolah, sebanyak 150 guru saat ini sedang menempuh studi S1 PG-PAUD melalui Beasiswa Pemerintah Daerah bagi Pendidik PAUD. Sisa pendidik non-S1 ditargetkan tuntas secara bertahap melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UT Gorontalo hingga mencapai 100% kualifikasi S1 pada tahun 2028.
Bunda PAUD Kab. Bolaang Mongondow Selatan, Ny. Hj. Selpian Kamaru Manoppo, menekankan pentingnya investasi SDM sejak dini.
“Pembangunan SDM unggul berkarakter madani dimulai dari fondasi pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Program beasiswa dan kualifikasi S1 ini adalah wujud nyata komitmen daerah untuk memastikan para guru PAUD memiliki kompetensi pedagogik modern. Kami berharap melalui program inovasi Pokja Bunda PAUD seperti BERKAH PAUD dan SIPAULTA (Sistem Imbas PAUD Berkualitas), para lulusan dan mahasiswa S1 PG-PAUD tidak hanya lulus tepat waktu, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak dan mendampingi guru-guru lainnya di wilayah Bolsel demi mewujudkan generasi emas yang maju dan berdaya saing”, ujarnya.
Sementara itu, Direktur UT Gorontalo, Bapak Safriansyah, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam memajukan pendidikan.
“Universitas Terbuka Gorontalo berkomitmen penuh mendukung Pemkab Bolsel dan Pokja Bunda PAUD melalui fleksibilitas layanan pendidikan tinggi, penguatan Sentra Layanan UT (SALUT) ‘Bunda Pintar’, hingga percepatan studi lewat skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kami berharap sinergi ini berjalan berkelanjutan, menjaga kualitas proses akademik mahasiswa penerima beasiswa, serta mampu mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi dan indikator Rapor Pendidikan Daerah secara signifikan”, harapnya.
Poin-Poin Kunci dan Target Strategis:
1. Kelulusan 150 mahasiswa S1 PG-PAUD UT diproyeksikan melonjakkan proporsi guru PAUD berijazah S1 linier di Bolsel secara drastis dari 7,3% menjadi 61,6%, yang menargetkan skor Rapor Pendidikan daerah naik dari predikat Tuntas Muda (62,52) menuju Tuntas Pratama (nilai >70).
2. Peta Jalan Kualifikasi (Roadmap 2025–2029):
* 2026: Wisuda Gelombang I (100+ mahasiswa UT PG-PAUD) dan aktivasi program pendampingan SIPAULTA.
* 2027: Penuntasan studi mahasiswa penerima beasiswa Gelombang II dan kenaikan SPM ke Tuntas Pratama.
* 2028: Pembukaan skema RPL bagi sisa pendidik PAUD non-S1.
* 2029: Target 100% Pendidik PAUD di Bolsel berkualifikasi S1.
3. Peluncuran beberapa program unggulan seperti BERKAH PAUD(Beasiswa Kualifikasi & Tuntas S1), POSKO PINTAR PAUD di desa, SIPAULTA (1 lulusan S1 mendampingi 2-3 guru non-S1), dan GELORA BUNDA (Gerakan Emas Literasi PAUD bersama TP-PKK).
Melalui komitmen lintas sektoral antara Pokja Bunda PAUD, Disdikbud Bolsel, dan UT Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Bolsel optimistis dapat menjadi rujukan kualitas pendidikan anak usia dini di tingkat regional maupun nasional. (*)
Views: 23









