PROFIL FIGUR: MENGENAL LEBIH DEKAT AFRIS ALIM (TE’O)
Bakal Calon Sangadi Desa Soputa, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
I. RINGKASAN EKSEKUTIF
Afris Alim, yang akrab disapa Te’o, merupakan tokoh pemuda progresif yang siap mendedikasikan diri dalam Pemilihan Sangadi (Pilsang) Desa Soputa. Membawa semangat perubahan yang membumi, Te’o mengkombinasikan kematangan pengalaman birokrasi desa dengan ketulusan sosial untuk membangun Soputa yang lebih inklusif, maju, dan harmonis.
II. BIODATA & REKAM JEJAK
Nama Lengkap: Afris Alim
Nama Panggilan: Te’o
Representasi: Tokoh Pemuda / Figur Milenial Desa Soputa
Pengalaman Birokrasi: Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Soputa (Matang dalam pengawasan, legislasi desa, dan penyusunan aspirasi masyarakat).
Modal Sosial: Aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, gerakan sosial, dan organisasi kepemudaan. Known sebagai figur yang inklusif dan merangkul semua kalangan tanpa sekat.
III. VISI PENGABDIAN: “MENDENGAR DAN MELAYANI”
Te’o meyakini bahwa esensi kepemimpinan desa tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan pada kepekaan nurani seorang pemimpin dalam menyerap kebutuhan dasar warganya.
Kepemimpinan Humanis: Menjadikan jabatan Sangadi sebagai ladang pengabdian yang rendah hati, bukan panggung kekuasaan atau popularitas instan.
Pembangunan Berbasis Harapan: Memastikan setiap kebijakan desa berorientasi pada masa depan generasi muda dan kesejahteraan anak cucu warga Soputa.
IV. PRINSIP & KOMITMEN KERJA
Prinsip Utama: “Dari hati untuk Soputa. Bersama masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan mengabdi untuk masa depan Soputa.”
Komitmen Nyata: Mengutamakan pembuktian kerja konkret di lapangan dibandingkan janji manis yang muluk-muluk.
Persaudaraan Tanpa Sekat: Membangun jembatan komunikasi yang merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
V. PESAN DEMOKRASI & HARAPAN
Menghadapi pesta demokrasi Pilsang, Te’o berkomitmen menjaga kondusivitas desa dengan menekankan nilai-nilai berikut:
Merajut Silaturahmi: Menjadikan Pilsang sebagai momentum pemersatu, bukan pemicu perpecahan atau konflik horizontal.
Gotong Royong: Menguatkan kembali tradisi bahu-membahu dalam menyelesaikan persoalan desa.
Kebersamaan: Meyakini bahwa masa depan Desa Soputa yang lebih baik tidak ditentukan oleh satu golongan saja, melainkan lahir dari persatuan dan langkah bersama seluruh masyarakat. (*)
Views: 24









