SELATANTIMES.COM-BOLSEL-Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bolaang Mongondow Selatan mengelar Coffe Morning di Alun-alun Molibagu, pada Kamis (30/12/2025).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto, S.I.K ini turut dihadiri Wakapolres, para pejabat utama Polres, serta para jurnalis dari berbagai media lokal.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ngopi santai, tetapi menjadi wadah mempererat kemitraan antara Kepolisian dan media dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Sinergitas dengan media sangat penting, karena rekan-rekan wartawan adalah mitra strategis kami dalam menjaga keamanan dan juga ketahanan pangan,” ujar AKBP Kuntadi.
Kapolres menambahkan, Polres Bolsel saat ini tengah fokus mendukung ketahanan pangan daerah. Ia menyoroti fenomena peralihan lahan pertanian pangan ke tanaman nilam yang mulai marak di beberapa wilayah.
“Kapolri sudah menginstruksikan agar jajaran Polres melakukan pendampingan terhadap petani jagung. Di Bolsel, kami sudah dampingi lahan sekitar 10 hektar, dan hasilnya terbukti produktif hingga tahap pemasaran,” tambahnya.
Ia mengatakan, pihaknya bahkan membantu para petani dalam mencari pasar agar hasil panen bisa terserap dengan baik.
“Kita ingin petani tidak lagi kesulitan menjual hasilnya,” jelasnya.
AKBP Kuntadi juga mengajak para wartawan untuk ikut berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas serta menyebarkan informasi positif melalui pemberitaan.
“Peran media sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang keamanan dan ketertiban,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PWI Bolsel Viko Karinda menyampaikan apresiasi kepada Kapolres atas inisiatif menggelar Coffee Morning sebagai ajang memperkuat komunikasi dua arah antara polisi dan media.
“Apalagi banyak pejabat utama Polres yang baru, jadi kegiatan ini jadi momen yang baik untuk saling mengenal,” kata Viko.
Ia juga menyoroti latar belakang menarik Kapolres AKBP Kuntadi yang ternyata berlatar belakang ahli nuklir, bidang yang langka di Indonesia.
“Ini inspiratif. Kami berharap bisa berkolaborasi dalam program Go To School untuk memperkenalkan jurusan ahli nuklir kepada pelajar Bolsel, agar ada generasi muda daerah yang bisa mengikuti jejak beliau,” pungkasnya.*
Views: 0










