SELATANTIMES.COM-OPINI-Dalam dinamika pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), muncul sosok yang dikenal memiliki integritas dan dedikasi tinggi, baik dalam struktur pemerintahan maupun dalam dunia pergerakan mahasiswa. Beliau adalah Ahmadi Modeong, S.Pd.
Putra Asli Pinolosian
Lahir dan besar di Pinolosian, Ahmadi membawa nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap langkah pengabdiannya. Latar belakang pendidikannya sebagai Sarjana Pendidikan (S.Pd.) membentuk karakter kepemimpinan yang humanis, edukatif, dan visioner—sebuah modal utama dalam memahami kebutuhan masyarakat di daerah asalnya.
Pilar Strategis di Birokrasi
Saat ini, Ahmadi Modeong tengah meniti karier cemerlang di birokrasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Beliau dipercayakan mengemban amanah sebagai Staf Ahli Bupati. Jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, melainkan peran strategis dalam memberikan telaah, masukan, dan pertimbangan kepada kepala daerah guna memastikan kebijakan pembangunan selaras dengan kebutuhan rakyat dan visi besar daerah.
Pengalamannya di birokrasi mencerminkan kemampuannya dalam menavigasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.
Nakhoda IKA PMII
Di luar tanggung jawabnya sebagai ASN, semangat aktivisme Ahmadi tidak pernah padam. Kepercayaan besar disematkan kepadanya sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Cabang Bolaang Mongondow Selatan.
Sebagai Ketua IKA PMII, beliau menjadi jembatan bagi para alumni untuk terus berkontribusi bagi daerah. Di bawah kepemimpinannya, IKA PMII diharapkan menjadi wadah pemikiran yang kritis namun solutif, serta mampu mencetak kader-kader baru yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Bolsel.
Sinergi Pengabdian
Peran ganda yang dijalankan Ahmadi Modeong sebagai birokrat dan tokoh organisasi menunjukkan kapasitasnya sebagai figur yang multidimensi. Beliau mampu menempatkan diri:
Sebagai Staf Ahli: Menjadi pemikir di balik layar kebijakan pemerintah.
Sebagai Ketua IKA PMII: Menjadi penggerak nilai-nilai intelektualitas dan keislaman yang moderat.*
Oleh : Ahmadi Modeong, S.Pd
Views: 0










